Berikut Rekomendasi 5 Homeschooling Terbaik di Jakarta

Tidak sedikit orang tua yang memasukkan anaknya ke sekolah rumahan atau homeschooling. Apalagi jasa homeschooling ini sudah cukup banyak yang berdiri terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.

Alasan Umum Orang Tua Memilih Homeschooling

Homescoling untuk anak di rumah

Ada cukup banyak alasan yang dilontarkan oleh para orang tua yang memutuskan untuk mendaftarkan anaknya ke homeschooling saja. Namun, secara umum, berbagai alasan tersebut bisa dilihat di bawah ini:

  1. Bahwasanya pendidikan anak bukan hanya mengenai akademis, tetapi juga mengenai moral dan akhlak, dan orang tua merasa homeschooling mampu menjawab hal tersebut
  2. Orang tua belum menemukan sekolah formal yang pas, yang satu tujuan dengan harapan mereka terhadap anaknya
  3. Pendidikan juga bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja
  4. Orang tua ingin mengarahkan anak pada pendidikan yang lebih khusus dan lebih spesifik
  5. Homeschooling adalah pendidikan yang basisnya adalah kekeluargaan
  6. Orang tua tidak mau anaknya jadi terpengaruh interaksi buruk yang sekarang umum terjadi di sekolah formal

Keunggulan yang DItawarkan Homeschooling

Keunggulan homeschooling

Terlepas dari berbagai alasan yang telah disebutkan di atas, nyatanya homeschooling memang menawarkan keunggulan tersendiri, salah satunya adalah orang tua jadi tidak perlu mengeluarkan dana yang ekstra hanya untuk transportasi dan membelikan seragam untuk anak.

Di samping itu, sifat homeschooling yang sangat fleksibel juga tidak mengharuskan anak untuk bangun pagi-pagi dan menyiapkan segala sesuatu sebelum berangkat ke sekolah. Mengenai waktu dan jam belajar anak juga sangat fleksibel dan kedua belah pihak bisa mendiskusikannya supaya bisa sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

5 Homeschooling Terbaik di Jakarta

Melihat pada keunggulan yang ditawarkan oleh homeschooling di atas, sepintas homeschooling sangat menyenangkan. Namun, orang tua juga sebaiknya jangan terburu-buru memutuskan untuk menggunakan salah satu dari sekian homeschooling yang ada. Kenapa?

Karena jika orang tua tidak hati-hati, besar kemungkinan homeschooling yang dipilihnya justru bisa membuat pendidikan anak jadi berantakan. Nah, khusus untuk Anda yang bertempat tinggal di Jakarta dan sedang mencari homeschooling untuk anak, berikut kami sajikan 5 homeschooling terbaik di Jakarta antara lain:

  • Kak Seto Homeschooling

Homeschooling kak seto

Daftar 5 homeschooling terbaik di Jakarta kali ini diawali dengan Kak Seto Homeschooling. Di sini, Anda bisa menemukan tingkat pendidikan yang lumayan lengkap yang dimulai dari kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SMA, dan yang pasti homeschooling ini sudah terakreditasi A.

  • Kasih Anugerah Homeschooling

Homescooling kasih

Kasih Anugerah Homeschooling memiliki 3 tipe kelas yaitu tutorial, klasikal dan mandiri. Untuk tipe tutorial, maka guru akan datang langsung ke rumah anak. Untuk tipe klasikal, maka siswa-lah yang datang ke sekolah seperti sekolah formal. Sedangkan untuk tipe mandiri, maka siswa tersebut harus belajar secara mandiri dengan didampingi oleh orang tuanya.

  • Primagama Homeschooling

Homeschooling primagama

Primagama Homeschooling memiliki 2 jenis pendekatan pada siswanya yaitu pendekatan akademik dan pendekatan psikologis. Sedangkan untuk kurikulumnya, ada 3 tipe yaitu kurikulum ABK, Kurikulum Internasional dan Kurikulum Nasional. Dengan begini, Anda jadi memiliki pilihan kurikulum yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan anak.

  • Fikar Homeschooling

Fikar school

Fikar homeschooling menawarkan pendidikan formal yang dilengkapi dengan pendidikan mental dan juga pendidikan spiritual. Ada juga kegiatan ekstrakurikuler yang terdiri atas olahraga, musik serta seni yang memungkinkan anak untuk mengembangkan talenta yang dimilikinya di 3 bidang tersebut.

  • Sinergia Homeschooling

Sinergia homeschooling

Daftar 5 homeschooling terbaik di Jakarta kali ini diakhiri dengan Sinergia Homeschooling. Sekolah alternatif yang satu ini tidak hanya menerima siswa yang normal saja, tetapi siswa yang memiliki kebutuhan khusus juga diterima di sini seperti ADHD, autis atau kebutuhan khusus yang lainnya.

Sekali lagi, karena pendidikan merupakan salah satu hal penting yang wajib orang tua berikan pada anak, jangan pernah memilih homeschooling secara sembarangan. Pilih saja homeschooling yang benar-benar terpercaya.

Homeschooling VS Sekolah Formal, Pilih Yang Mana?

Sekarang mengenyam pendidikan tidak harus datang ke sekolah di jam tertentu. Homeschooling mulai dipilih masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dan memudahkan. Tapi apakah menyelenggarakan homeschooling berarti tidak perlu ada guru? Bagaiana dengan kurikulum belajarnya dan bagaimana nanti sang anak harus berkompetisi?

Pertanyaan ini kerap muncul di dalam benak setiap orangtua yang kebingungan memilih antara sekolah formal atau homeschooling. Sebelum memutuskan, berikut ini adalah perbedaan dasar keduanya.

Dari Segi Materi dan Waktu

Sekolah kerap dipilih orangtua karena mereka memiliki sejulamlah tugas sendiri, seperti bekerja dan kesibukan lainnya, sehingga tidak mampu menemani belajar sang anak setiap waktu. Sekolah akan memberikan sejumlah input materi sesuai standar pendidikan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Jadi anak tinggal mengikuti materi yang sudah jadi dan sudah terpaketkan. Enaknya, karena mereka belajar sesuai standar umum, anak didik sebagian besar akan paham dengan kompetisi yang diinginkan di masa sekarang.

materi & waktu

Sementara untuk homeschooling orangtua memiliki fleksibilitas yang tinggi karena mereka harus setiap waktu berada di dekat si kecil. Untuk materinya orang tua harus kreatif karena tidak semua peralatan tersedia di rumah. Misalnya untuk praktek kimia, dimana anak mulai belajar tentang senyawa. Sejumlah alat peraga mungkin sangat dibutuhkan untuk membuat mereka mengerti. Dan ini yang membedakan sekolah dan homeschooling. Di sekolah, sebagian besar fasilitas seperti ini tersedia.

Sementara untuk waktu, homeschooling memberikan waktu seluas-luasnya. Belajar bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun. Sementara untuk sekolah, anak harus ikut di jam tertentu. Misalkan jam masuk sekolah adalah pukul 7 pagi. Nah, tidak semua anak bisa merasakan bangun pagi karena kondisi terntentu sehingga kadang saat di sekolah tidak maksimal karena masih mengantuk. Sementara dalam dunia homeschooling hal ini bisa diatur sesuai kesiapan anak.

Kehidupan Sosial

interaksi sosial

Kalau dilihat dari segi sosial sebenarnya tergantung di setiap individunya. Hanya saja, dalam sekolah anak punya peluang lebih besar untuk bersosialisasi. Misalnya dalam hal kerja tim. Kurikulum pendidikan sekarang lebih banyak melibatkan tugas kelompok dari pada individu agar anak bisa bersosialisasi dengan baik dan meningkatkan jiwa leadership-nya.

Lain halnya dengan homeschooling. Ketika anak melakukannya sendirian dan hanya dididik oleh seorang guru, hal seperti ini kemungkinan sulit dicapai. Ada sejumlah proyek yang seharusnya bisa dilakukan bersama-sama, malah dilakukan sendirian karena tidak ada partner. Namun demikian, hal ini harus diakali orangtua dengan mengikutkan si kecil kegiatan di luar belajar agar skill sosialisasinya terlatih dengan baik.

Artikel ini dibuat atas kerjasama dengan Mahabet – agen piala dunia 2018.

Dari Segi Biaya

biaya

Kecuali orangtua mampu memanfaatkan barang-barang di sekitaranya,homeschooling akan jauh lebih murah. Pasalnya orangtua membutuhkan media belajar yang membantu si kecil untuk memahami materi dengan baik. Belum lagi fasilitas olahraga dan juga alat peraga di lab. Bisa saja biaya yang dikeluarkan jadi berlipat.

Nah, di sekolah pun juga begitu, apa lagi bila ada kegiatan bersama seperti sumer camp atau proyek besar yang membutuhkan dana ekstra. Sebenarnya ini relatif saja. Namun secara garis besar biaya untuk pendidikan di sekolah lebih murah karena dipikul orang banyak. Namun demikian hal ini harus dipakai secara bergantian. Beda dengan homeschooling yang bisa dipakai sepuasnya, apa lagi kalau anak sangat menyukai bidang tertentu.

Sebenarnya masih banyak perbedaan antara sekolah formal dan homeschooling. Pada dasarnya keduanya punya tujuan yang sama, yaitu mengantarkan anak ke masa depan yang lebih cerah. Kalau di sekolah anak kebanyakan harus menguasai sejumlah mata pelajaran, homeschooling tidak demikian, karena orangtua bisa memfokuskan pada bakat dan minat anak.

 

Homeschooling, Kelebihan dan kekurangannya untuk buah hati kita

Ilmu bisa didapatkan dimana saja asalkan dedikasi yang tinggi sudah ada di dalam diri orang-orang yang menginginkan ilmu dan pengetahuan tersebut. Salah satu hal yang cukup populer di kalangan orang-orang di jaman modern ini adalah homeschooling. Home schooling adalah sebuah prosesi pengajaran yang sama seperti saat kita bersekolah di sekolah resmi.

kelebihan dan kekurangan

Akan tetapi perbedaannya adalah bukannya sang murid yang pergi ke sekolah untuk bertemu dengan guru, melainkan guru yang datang secara personal ke rumah sang murid untuk melakukan pengajaran secara resmi dan privat. Tentu saja seperti metode pengajaran yang lain, ada kelebihan dan juga kekurangan dari homeschooling ini. Ingin tahu lebih lanjut? Berikut adalah beberapa di antaranya dimulai dari kelebihannya.

Kelebihan dari Homeschooling

  1. Proses pengajaran akan berjalan lebih lancar

Salah satu hal yang membuat homeschooling dipilih oleh banyak orang tua adalah karena proses pengajaran yang berjalan lebih lancar dan efektif. Guru bisa lebih banyak memberikan pengetahuan dan pengajaran dengan lebih baik dan lancar karena murid yang diajar tidak banyak. Proses pengajaran akan berjalan efektif tanpa banyak gangguan.

proses pengajaran

Berbeda dengan proses pengajaran di kelas dimana akan banyak gangguan baik gangguan internal seperti murid lain yang tidak memperhatikan dan juga gangguan eksternal lainnya. Ini membuat homeschooling sangat cocok untuk anak anak yang susah berkonsentrasi.

  1. Perhatian ke murid lebih optimal

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, homeschooling sangat cocok untuk anak anak yang susah berkonsentrasi. Ini penting karena perhatian guru bisa tercurah pada satu murid saja. Ini berarti sang murid akan bisa lebih menyerap pengetahuan yang diberikan oleh guru karena konsentrasinya sudah terpusat Antara guru dan murid saja.

Perhatian ke murid

Mata pelajaran yang biasanya susah untuk disampaikan akan lebih mudah tersampaikan karena guru bisa berkonsentrasi pada satu murid saja. Sehingga pada akhirnya sang murid bisa menguasai pelajaran tersebut dengan lebih cepat dan baik apabila dibandingkan dengan sekolah pada umumnya, dimana ada beberapa murid yang mungkin tidak bisa menguasai sebuah pelajaran karena kurangnya perhatian guru.

Kekurangan dari Homeschooling

  1. Kurangnya sosialisasi yang bisa didapatkan dari murid

Ada kelebihan ada juga kekurangan, homeschooling meskipun sangat efektif dan juga bisa membuat murid lebih menguasai pelajarannya juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan yang paling signifikan adalah murid tidak bisa bersosialisasi dengan murid lain. Ini membuat murid tidak bisa lebih menikmati pelajaran karena itu berarti konsentrasi yang ada hanya untuk pelajaran saja. Selain itu masalah ini akan berlanjut ke kekurangan kedua.

kurang sosialisasi

  1. Kurang cocok untuk mengaplikasikan pengetahuan yang berbasis kerja sama

Kekurangan homeschooling sangat berpengaruh pada beberapa jenis pelajaran yang membutuhkan interaksi dengan murid lainnya. Beberapa pelajaran tidak selalu dikerjakan untuk individu. Ada beberapa yang membutuhkan kerja sama dengan murid lain. Secara tidak langsung ini akan membuat atau membangun murid untuk bisa bekerja sama dengan murid lain dan berinteraksi langsung. Dan homeschooling sayangnya tidak bisa membuat murid mengaplikasikan ini.

sulit bekerja

Oleh karena itu homeschooling kurang cocok untuk pelajaran yang berbasis kerja sama seperti olahraga kelompok, penelitian dan juga beberapa pelajaran lainnya. Murid tidak bisa berinteraksi dengan murid lain karena keterbatasan jumlah murid. Dan itulah kelebihan serta kekurangan homeschooling. Meskipun memiliki kekurangan di beberapa aspek, kesimpulannya homeschooling tetaplah sebuah alternative yang baik untuk beberapa murid tertentu.